KETERAMPILAN HUMAS DAN PROTOKOLER DI ERA DIGITAL

Di era informasi yang bergerak cepat, citra dan reputasi sebuah organisasi adalah aset yang paling rentan dan berharga. Fungsi Hubungan Masyarakat (Humas) atau Public Relations (PR) kini tidak hanya berurusan dengan pers tradisional, tetapi juga mengelola ekosistem digital yang kompleks, mulai dari media sosial hingga influencer. Seiring dengan perkembangan tersebut, peran Protokoler—yang memastikan semua acara formal berjalan lancar, tertib, dan menghormati hierarki—menjadi semakin penting untuk menjaga kredibilitas dan wibawa organisasi di mata publik.
Keterampilan Humas dan Protokoler harus bertransformasi dari sekadar rutinitas menjadi fungsi strategis yang proaktif, analitis, dan adaptif terhadap krisis. Kita harus mampu menjalin narasi positif di berbagai platform, sekaligus memastikan standar etiket dan hosting tertinggi di setiap acara. Bagi kita, baik sebagai praktisi Humas, Sekretaris Direksi, atau Event Organizer, menguasai keterampilan terbaru di kedua bidang ini adalah prasyarat untuk menjadi wajah terdepan organisasi, membangun kepercayaan stakeholder, dan mengelola risiko reputasi secara efektif. Mari kita telaah tiga domain keterampilan utama yang wajib dikuasai profesional Humas dan Protokoler modern.
Tiga Domain Keterampilan Utama Humas dan Protokoler Modern
Profesional Humas dan Protokoler yang efektif harus mengintegrasikan kemampuan komunikasi strategis dengan detail pelaksanaan acara resmi. Tiga domain berikut mencakup spektrum keahlian yang harus dimiliki.
-
Keterampilan Komunikasi Multisaluran Strategis (Strategic Multi-Channel Communication): Humas modern bergerak melampaui siaran pers. Ia harus mampu mengelola narasi secara konsisten di berbagai saluran, baik offline maupun online. Domain ini meliputi:
-
Manajemen Konten Digital dan SEO PR: Mampu menciptakan konten yang tidak hanya informatif tetapi juga search engine optimization (SEO) friendly untuk memastikan informasi perusahaan mudah ditemukan dan dominan dalam hasil pencarian.
-
Crisis Communication Digital: Kecepatan adalah kunci dalam manajemen krisis digital. Keterampilan ini mencakup memantau percakapan media sosial secara real-time, mengidentifikasi sentimen negatif, dan merespons krisis dalam hitungan menit dengan pesan yang terkalibrasi.
-
Stakeholder Engagement dan Influencer Relations: Mampu membangun hubungan yang otentik dan saling menguntungkan dengan influencer atau pemimpin opini yang relevan untuk memperkuat pesan perusahaan kepada audiens yang lebih luas.
-
-
Keterampilan Protokoler dan Etiket Lintas Budaya (Protocol and Cross-Cultural Etiquette): Protokoler menjamin event resmi dan interaksi antar executive berjalan tanpa cacat dan sesuai dengan norma formal, terutama dalam konteks internasional. Domain ini meliputi:
-
Seating Arrangement dan Urutan Prioritas: Menguasai aturan penentuan tempat duduk (pecking order) dalam jamuan formal, pertemuan bisnis, atau konferensi internasional, memastikan hierarki dan status tamu kehormatan dihormati sesuai dengan standar protokol yang berlaku (misalnya, Undang-Undang Keprotokolan).
-
Handling Official Guests (VVIP/VIP): Kemampuan mengelola logistik, pengawalan, dan kebutuhan spesifik tamu sangat penting, mulai dari penjemputan di bandara hingga hosting di lokasi acara, semuanya harus mencerminkan wibawa organisasi.
-
Etiket Bisnis Global: Memahami perbedaan budaya dan etiket dalam interaksi internasional (misalnya, cara bertukar kartu nama di Jepang, atau standar dress code di Timur Tengah) untuk menghindari kesalahpahaman yang merusak citra.
-
-
Keterampilan Manajemen Acara dan Event Engineering (Event Management and Engineering): Profesional harus mampu menerjemahkan visi acara ke dalam detail pelaksanaan yang sempurna, mengintegrasikan aspek teknis dengan keprotokoleran. Domain ini meliputi:
-
Perencanaan Teknis Acara (Technical Planning): Mampu bekerja sama dengan tim teknis untuk mengelola aspek suara, pencahayaan, visual, dan video conferencing (hybrid event) agar berjalan lancar tanpa gangguan yang merusak momentum acara.
-
Sinkronisasi Jadwal dan Briefing: Mempersiapkan run-down acara yang rinci (minute-by-minute), dan melakukan briefing yang efektif kepada seluruh tim pendukung (operator, MC, usher, keamanan) untuk memastikan setiap transisi acara berjalan mulus.
-
Pengendalian Alur Tamu dan Crowd Management: Mengelola alur kedatangan, registrasi, dan distribusi tamu dalam jumlah besar secara efisien, sambil menjaga aspek keamanan dan kenyamanan di seluruh area event.
-
Humas dan Protokoler: Representasi Nilai Perusahaan
Perpaduan antara keterampilan Humas yang adaptif di ranah digital dan disiplin Protokoler yang ketat dalam acara formal adalah resep untuk membangun reputasi yang solid. Dengan menguasai kedua bidang ini, kita berfungsi sebagai perwakilan nilai tertinggi organisasi.
Kembangkan Kompetensi Komunikasi dan Protokoler Anda
Menguasai teknik penyusunan Standard Operating Procedure (SOP) Crisis Response untuk isu negatif di media sosial, memahami cara efektif menyusun Standard Operating Procedure (SOP) Protocol Checklist untuk kunjungan VVIP, serta mengembangkan skill problem solving yang melibatkan masalah menganalisis media coverage yang tidak sesuai pesan utama perusahaan dan mengelola risiko ambiguity dalam seating arrangement pada acara formal membutuhkan program pengembangan yang terstruktur dan aplikatif.
Jika ingin mendalami cara meningkatkan strategi media relations pasca-krisis, menguasai skill master of ceremony (MC) formal yang luwes, atau membangun fondasi mindset yang mendukung kinerja optimal di lingkungan komunikasi korporat dan manajemen event berkelas, Anda memerlukan program pengembangan yang terstruktur.
Banyak profesional yang menyediakan panduan mendalam untuk mengoptimalkan diri dan meningkatkan nilai tambah teknis. Untuk informasi lebih lanjut mengenai program pengembangan di bidang humas strategis, protokoler resmi, dan manajemen reputasi yang relevan dengan kebutuhan karir saat ini, silakan hubungi 085166437761 (SAKA) atau 082133272164 (ISTI).

