INILAH PERAN VITAL PROFESIONAL GRC TERSERTIFIKASI (GRCP)

Dalam lanskap bisnis modern, nilai sebuah perusahaan tidak hanya diukur dari profitabilitasnya, tetapi juga dari kemampuannya mengelola ketidakpastian, mematuhi peraturan, dan menjalankan tata kelola yang bertanggung jawab. Konvergensi dari ketiga disiplin ini—Governance (Tata Kelola), Risk Management (Manajemen Risiko), dan Compliance (Kepatuhan)—dikenal sebagai GRC. GRC memastikan bahwa organisasi mencapai tujuan, mengatasi ketidakpastian, dan bertindak dengan integritas.
Untuk mengelola integrasi GRC yang kompleks ini, industri membutuhkan profesional yang memiliki pemahaman holistik, bukan sekadar keahlian di satu bidang. Di sinilah sertifikasi GRC Professional (GRCP), yang dikeluarkan oleh OCEG (Open Compliance and Ethics Group), memainkan peran sentral. GRCP adalah pengakuan global atas kemampuan seseorang untuk menerapkan prinsip-prinsip GRC secara terintegrasi di seluruh lini bisnis.
Bagi kita, baik sebagai Internal Auditor, Risk Manager, Compliance Officer, atau Corporate Secretary, menguasai kerangka kerja GRC terintegrasi dan memiliki sertifikasi GRCP adalah prasyarat untuk menjadi penasihat strategis yang mampu menyelaraskan fungsi risiko dan kepatuhan dengan tujuan bisnis, sehingga meningkatkan kinerja dan melindungi nilai perusahaan. Mari kita telaah tiga domain pengetahuan utama yang harus dikuasai oleh seorang GRC Profesional.
Tiga Domain Pengetahuan Utama GRC Profesional (GRCP)
Seorang GRC Profesional harus menguasai spektrum pengetahuan yang luas, mulai dari strategi tingkat atas hingga implementasi teknis di lapangan. Tiga domain berikut membentuk kompetensi inti dari kerangka kerja GRC terintegrasi.
-
Domain Tata Kelola (Governance): Penetapan Arah dan Kontrol (Setting Direction and Control): Tata kelola adalah kerangka kerja yang memastikan perusahaan diarahkan dan dikendalikan untuk mencapai tujuannya, sambil memenuhi harapan stakeholder. Domain ini meliputi:
-
Penyelarasan Strategi dan GRC: Memahami cara menerjemahkan visi dan misi perusahaan menjadi tujuan operasional yang spesifik dan kemudian memastikan bahwa aktivitas GRC mendukung pencapaian tujuan tersebut.
-
Struktur Tata Kelola yang Efektif: Memahami peran dan tanggung jawab Board of Directors (Dewan Direksi), Board of Commissioners (Dewan Komisaris), dan komite-komite pendukung, serta bagaimana mereka menetapkan tone at the top (budaya kepatuhan dari atas).
-
Budaya Etika dan Integritas: Mengidentifikasi dan mempromosikan budaya yang mendorong perilaku etis, pengambilan keputusan yang bertanggung jawab, dan transparansi di seluruh organisasi, yang merupakan fondasi GRC yang kuat.
-
-
Domain Manajemen Risiko (Risk Management): Mengatasi Ketidakpastian (Addressing Uncertainty): Manajemen Risiko berfokus pada identifikasi, penilaian, respons, dan pemantauan ketidakpastian yang dapat memengaruhi kemampuan organisasi untuk mencapai tujuannya. Domain ini meliputi:
-
Metodologi Identifikasi dan Penilaian Risiko: Menggunakan kerangka kerja standar (misalnya, COSO ERM atau ISO 31000) untuk mengidentifikasi risiko internal dan eksternal, menganalisis probabilitas dan dampaknya, dan memprioritaskan risiko yang paling material.
-
Integrasi Risiko dan Kinerja (Risk and Performance Integration): Memahami bahwa pengambilan risiko adalah bagian inheren dari penciptaan nilai. GRCP harus mampu menyeimbangkan risiko dan return, memastikan risiko yang diambil berada dalam batas selera risiko (risk appetite) yang ditetapkan manajemen.
-
Pemantauan dan Pelaporan Risiko Berkelanjutan: Mendesain sistem pelaporan risiko yang tepat waktu dan relevan kepada manajemen dan dewan, memungkinkan pengambilan keputusan yang proaktif berdasarkan metrik risiko kunci (Key Risk Indicators/KRI).
-
-
Domain Kepatuhan (Compliance): Memenuhi Kewajiban (Fulfilling Obligations): Kepatuhan memastikan bahwa perusahaan mematuhi semua peraturan, undang-undang, standar internal, dan komitmen kontrak yang berlaku. Domain ini meliputi:
-
Pemetaan dan Pemantauan Kewajiban (Obligation Mapping): Mengidentifikasi semua kewajiban kepatuhan (legal, regulasi, industri, internal) yang relevan dan memetakannya ke dalam proses bisnis yang terpengaruh.
-
Pengembangan Program Kepatuhan: Mendesain, menerapkan, dan menguji program kepatuhan, termasuk Code of Conduct, program anti-korupsi, dan mekanisme whistleblowing.
-
Integrasi Audit Internal: Bekerja sama dengan Audit Internal untuk merancang audit plan berbasis risiko yang memastikan efektivitas kontrol GRC. GRCP harus memastikan bahwa rekomendasi audit diimplementasikan dan diverifikasi secara tepat waktu.
-
GRCP: Katalisator Kinerja dan Integritas
Seorang GRC Profesional adalah agen perubahan yang mengintegrasikan fungsi-fungsi GRC menjadi sistem tunggal yang efisien. Dengan demikian, GRC tidak lagi dilihat sebagai beban, tetapi sebagai nilai tambah strategis yang melindungi reputasi dan meningkatkan kinerja.
Kembangkan Kompetensi GRC dan Manajemen Risiko Terintegrasi Anda
Menguasai teknik penyusunan Standard Operating Procedure (SOP) Risk and Control Self-Assessment (RCSA) terintegrasi, memahami cara efektif menyusun Standard Operating Procedure (SOP) Risk-Based Audit Planning, serta mengembangkan skill problem solving yang melibatkan masalah menganalisis konflik antara risk appetite yang agresif dengan standar kepatuhan yang ketat dan mengelola risiko silo effect (terpisahnya fungsi G, R, dan C) dalam organisasi membutuhkan program pengembangan yang terstruktur dan aplikatif.
Jika ingin mendalami cara meningkatkan strategi whistleblowing program yang efektif, menguasai skill pemetaan kewajiban regulasi baru ke dalam kontrol internal, atau membangun fondasi mindset yang mendukung kinerja optimal di lingkungan tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan terintegrasi, Anda memerlukan program pengembangan yang terstruktur.
Banyak profesional yang menyediakan panduan mendalam untuk mengoptimalkan diri dan meningkatkan nilai tambah teknis. Untuk informasi lebih lanjut mengenai program pengembangan di bidang GRC Profesional (GRCP), audit internal berbasis risiko, dan tata kelola perusahaan terintegrasi yang relevan dengan kebutuhan karir saat ini, silakan hubungi 085166437761 (SAKA) atau 082133272164 (ISTI).

