OPTIMALISASI DATA SURVEY LAPANGAN

Jogja Training

Informasi Training

PERAN HOUSEKEEPING DALAM INDUSTRI PERHOTELAN

PERAN HOUSEKEEPING DALAM INDUSTRI PERHOTELAN

PERAN HOUSEKEEPING DALAM INDUSTRI PERHOTELAN

Ketika kita memasuki sebuah hotel mewah, resor, atau bahkan rumah sakit modern, hal pertama yang menciptakan kesan mendalam adalah kebersihan, kerapian, dan estetika ruangan. Keberhasilan dalam menciptakan suasana yang nyaman dan higienis ini adalah tanggung jawab utama dari departemen yang seringkali bekerja tanpa terlihat namun sangat vital: housekeeping. Housekeeping adalah jantung operasional yang menjamin pengalaman positif bagi setiap tamu atau penghuni.

Bagi kita yang tertarik pada industri perhotelan (hospitality), manajemen fasilitas, atau layanan pelanggan, memahami bahwa housekeeping adalah penjaga standar brand dan hygiene. Kualitas layanan mereka secara langsung memengaruhi ulasan tamu, loyalitas pelanggan, dan tingkat hunian (occupancy rate) sebuah properti. Di era pasca-pandemi, di mana standar kebersihan dan sanitasi meningkat tajam, peran housekeeping menjadi semakin kritikal. Mari kita telaah tiga tanggung jawab utama yang harus dikuasai untuk menjalankan fungsi housekeeping secara profesional dan efisien.

Tiga Tanggung Jawab Utama Housekeeping yang Menentukan Kualitas Layanan

Fungsi housekeeping melampaui sekadar membersihkan; ia melibatkan manajemen aset, perencanaan logistik, dan pelayanan interpersonal yang baik. Tiga tanggung jawab utama ini adalah fondasi dalam menjaga reputasi dan operasional properti:

  1. Manajemen Kebersihan dan Higiene Ruangan (Room and Area Hygiene Management): Tanggung jawab ini adalah inti dari pekerjaan housekeeping, yaitu memastikan bahwa setiap area—khususnya kamar tamu—memenuhi standar kebersihan dan sanitasi tertinggi sebelum digunakan oleh tamu berikutnya. Hal-hal yang harus dikuasai meliputi:
    • Prosedur Pembersihan Kamar (Room Cleaning Procedure): Housekeeping harus mengikuti serangkaian langkah yang sangat detail (Standard Operating Procedure/SOP) dalam membersihkan kamar, mulai dari pengangkatan linen kotor, pembersihan debu (dari atas ke bawah), disinfeksi kamar mandi, hingga pengecekan akhir (final check). SOP ini harus dilakukan secara konsisten, baik itu kamar occupied (terisi) maupun vacant clean (kosong siap jual).
    • Penggunaan Alat dan Bahan Kimia yang Tepat: Pemahaman tentang jenis-jenis bahan pembersih (misalnya detergent, sanitizer, disinfectant, degreaser) dan cara penggunaannya yang aman dan efektif sangat penting. Penggunaan bahan kimia yang salah dapat merusak aset (misalnya marmer atau kayu) atau membahayakan petugas.
    • Public Area Cleaning: Selain kamar tamu, Housekeeping juga bertanggung jawab menjaga kebersihan area umum seperti lobi, koridor, restroom umum, function room, dan area kolam renang. Area publik yang bersih menciptakan first impression yang kuat bagi tamu.
  2. Manajemen Linen dan Logistik Inventaris (Linen and Inventory Control): Tanggung jawab ini berfokus pada pengelolaan semua aset bergerak yang digunakan untuk kenyamanan tamu, terutama linen, handuk, dan perlengkapan kamar (guest supplies). Pengelolaan logistik yang baik menentukan efisiensi biaya. Manajemen ini meliputi:
    • Siklus dan Pengadaan Linen: Mengelola inventaris semua linen dan handuk agar jumlahnya cukup untuk melayani semua kamar (termasuk yang sedang dicuci dan yang disimpan). Housekeeping bertanggung jawab memantau kualitas linen dan memutuskan kapan linen harus di-reject (afkir) karena terlalu usang atau bernoda permanen.
    • Pengelolaan Kamar Kain (Linen Room) dan Laundry: Mengawasi operasional laundry, baik in-house maupun outsourced. Tim harus memastikan bahwa semua linen dicuci, disetrika, dan dikirim kembali ke kamar sesuai standar higienis dan tepat waktu. Keterlambatan laundry dapat menghambat turnover kamar.
    • Pengendalian Guest Supplies: Mengelola stok semua perlengkapan tamu (sabun, sampo, sikat gigi, toilet paper) dan memastikan kamar diisi ulang sesuai standar. Pengendalian yang ketat diperlukan untuk mencegah pemborosan atau pencurian.
  3. Pengawasan Kualitas, Pelayanan Tamu, dan K3 Lingkungan Kerja (Quality Control and Guest Service): Tanggung jawab ini menempatkan housekeeping sebagai frontliner yang berinteraksi langsung dengan tamu dan bertanggung jawab menjaga keselamatan di tempat kerja. Hal ini meliputi:
    • Turndown Service dan Lost & Found: Memberikan layanan tambahan seperti turndown service (merapikan kamar di malam hari) dan penanganan barang hilang (Lost & Found). Proses Lost & Found harus jujur dan terorganisasi.
    • Pemeriksaan Kualitas (Quality Checking): Supervisor Housekeeping wajib melakukan pemeriksaan kualitas (check list) pada setiap kamar yang telah dibersihkan sebelum kamar dinyatakan ready for sale. Pemeriksaan ini mencakup kerapian, fungsi peralatan (lampu, AC, TV), dan kelengkapan amenities.
    • Kepatuhan K3 (Safety Compliance): Mengedukasi staf tentang prosedur K3, seperti cara mengangkat beban berat yang benar, penanganan bahan kimia beracun, dan menjaga koridor bebas dari hambatan (obstruction) yang dapat menyebabkan kecelakaan tamu.

Housekeeping: Detil Kecil yang Menentukan Bintang

Kualitas housekeeping adalah metrik tak terucapkan yang digunakan tamu untuk menilai kualitas seluruh properti. Disiplin, ketelitian, dan kecepatan kerja tim housekeeping secara langsung tercermin dalam kenyamanan yang dirasakan tamu, menjadikannya salah satu peran dengan dampak terbesar pada pendapatan dan reputasi hotel.

Kembangkan Skill Manajemen Housekeeping dan Standar Higiene Anda

Menguasai teknik room cleaning yang efisien, memahami protokol linen management dan K3, serta mengembangkan skill supervisory dan kontrol kualitas membutuhkan program pengembangan yang terstruktur dan aplikatif. Jika Anda ingin mendalami cara meningkatkan strategi pengelolaan housekeeping yang efektif biaya, menguasai skill inventory control perlengkapan kamar, atau membangun fondasi mindset yang mendukung kinerja optimal di lingkungan layanan dan perhotelan, Anda memerlukan program pengembangan yang terstruktur.

Banyak profesional yang menyediakan panduan mendalam untuk mengoptimalkan diri dan meningkatkan nilai tambah teknis. Untuk informasi lebih lanjut mengenai program pengembangan di bidang Housekeeping Management dan Hospitality Operations yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini, silakan hubungi 085166437761 (SAKA) atau 082133272164 (ISTI).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *